Monday, November 28, 2016

IKHTIYAR DO'A AGAR MENDAPATKAN KETURUNAN

INSYA ALLAH BERMANFAAT...
Bismillahir Rahmanir Rahiim.
-Untuk siapa yang Mendambakan Kehamilan (Walau telah di vonis dokter mandul)
1.Baca istighfar 10.000 kali setiap hari, selama 1 minggu, Boleh dicicil, dengan syarat menghadap kiblat dan dalam keadaan berwudhu'.
2.Baca surat Alfateha 41 kali, setelah sholat sunnah fajar (sebelum sholat subuh) selama 40 hari, Agar bisa genap 40 hari, orang perempuan dianjurkan mengkonsumsi obat penunda haid.

Adab dan do'a bagi wanita hamil hingga proses melahirkan :

Para salafus sholeh mendidik anak-anak mereka semenjak dari kandungan dengan cara mengajak istrinya diwaktu hamil untuk selalu melakukan amalan2 baik seperti membaca alqur'an hingga hattam berkali-kali, bersholawat, dzikir dan selalu mendo'akan anak yang dikandung dengan harapan supaya menjadi anak yang sholeh, qurrotul 'ain Rasulullah SAW, berbakti kepada orang tuanya, mengikuti jejak para salafussholeh, menjadi orang yang bermanfaat dalam agama untuk dirinya dan umat islam dll.
Adapun do'a buat wanita hamil banyak dan diantarannya :

Do'a untuk wanita hamil

Dibaca setiap habis sholat lima waktu

بسم الله الرّحمن الرّحيم

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد، اللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِيْ مَا دَامَ فِيْ بَطْنِي وَاشْفِهِ مَعَ أُمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ نَبِيِّكَ وَ رَسُوْلِكَ، أَنْتَ شَافٍ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاءُكَ شِفَاءً عَاجِلاً لاَيُغَادِرُ سَقَمًا، اللَّهُمَّ  صَوِّرْهُ فِيْ بَطْنِيْ صُوْرَةً  حَسَنَةً، وَثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَانًا بِكَ وَ بِرَسُوْلِكَ، اللَّهُمَّ  أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِيْ وَقْتَ وِلاَدَتِيْ سَهْلاً وَ سَلِيْمًا فِيْ الدُّنْيا و الآخرة، و تقبل دعاءنا كما تقبلت دعاء نبيك و رسولك سيدنا محمد صلى الله عليه و آله و سلم، اللهم احفظ الولد الذي أَخْرَجَكَ مِنْ عَالَمِ الظَّلاَمِ إِلَى عَالَمِ النُّوْرِ وَ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً عَاقِلاً لَطِيْفَا، اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ شَهِيْدًا وَ مُبَارَكًا و َعَالِمًا وَ حَافِظًا مِنْ كَلاَمِكَ اْلمَكْنُوْنِ وَكِتَابِكَ الْمَحْفُوْظِ، اللّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَ صَحِّحْ جَسَدَهُ وَأَفْصِحْهُ لِقِرَاءَةِ اْلقُرْآنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَبْرًا مِنَ اْلمَرَضِ وَ اْلأَسْقَامِ وَالْعَطَشِ بِبَرْكَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلهِ وَ سَلَّمَ وَ جَمِيْعِ اْلأَنْبِيَاءِ وَ اْلمُرْسَلِيْنَ وَ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ، إِنَّ اللهَ وَ مَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيْ يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا، وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ اْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.آمين

Do'a dari Al Habib Ahmad bin Hasan Al Athos di dalam kitab tadzkirun nas agar tidak keguguran insyaallah, maka dianjurkan bagi wanita hamil untuk meletakkan tangannya diatas perutnya sambil membaca yaa hasiib 7 kali disetiap habis sholat 5 waktu :
يا حسيب x٧

Dan adapun do'a untuk memudahkan proses melahirkan sebagaimana yang disebutkan dalam kitab al-adzkar dari hadist Rasulullah SAW dan diamalkan salafussholeh, yaitu terlebih dahulu membaca ayat kursi :

اللهُ لآَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ و َلاَ نَوْمُُ، لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَ مَا فِي اْلأَرْضِ، مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَ مَاخَلْفَهُمْ و َلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضَ، و َلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا و َهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيم.

Lalu bacalah ayat dibawah ini 3 kali:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ و الأرض في ستة أيام ثم استوى على العرش. يغشي الليل و النهار يطلبه حثيثا و الشمس و القمر و النجوم مسخرات بأمره. الا له الخلق و الأمر. تبارك الله رب العالمين x٣

Kemudian baca surat al ikhlas dan mu'awidzatain dan al fatehah :
بسم الله الرحمن الرحيم
قل هو الله أحد، الله الصمد، لم يلد و لم يولد، و لم يَكُـنْ لَهُ كُفُـوًا أَحَـدٌ.

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ ماَ خَلَقَ، و َمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، و َمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، و َمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَد.

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الذي يوسوس في صدور الناس، من الجنة و الناس.

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، الرحمن الرحيم، مالك يوم الدين، إياك نعبد و إياك نستعين، اهدنا الصراط المستقيم، صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم و لا الضآلين. آمين

Kemudian perbanyaklah do'a alkarb :

لا إله إلا الله اْلعَظَيم الحليمِْ، لا إله إلا الله رب العرش العظيم، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَ الأَرَضِيْنَ السَّبْعِ وَ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلكَرِيْمِ.

Kemudian bagi suami dianjurkan untuk memperbanyak bacaan do'a dibawah ini ketika istrinya sudah ada tanda2 melahirkan :

حنا ولدت مريم، مريم ولدت عيسى أخرج أيها المولود بإذن الملك المعبود.
"Hana walafiat maryam,  maryam walafiat isa ukhruj ayuhal maulud bi idznil malikil ma'bud"

Apabila bayi lahir maka lakukanlah sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, yaitu adzan ditelinga kanan dan iqomat ditelinga kiri kemudian membaca surat al ikhlas :
بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ.
قُل ْهُوَ اللهُ أَحَـدٌ. اَللهُ الصَّمَـدُ. لَمْ يَلِـدْ وَلَمْ يوْلَـدْ. وَلَمْ يَكُـنْ لَهُ كُفُـوًا أَحَـدٌ.

Dan diantara amalan salafuna sholeh membacakan dan tangan diatas kepala anak kecil atau masih bayi surat Al Qodar 3x :
بسم الله الرحمن الرحيم
إنا أنزلنه في ليلة القدر، و مآ أدرىك ما ليلة القدر، ليلة القدر خير من ألف شهر، تنزل الملائكة و الروح فيها بإذن ربهم من كل أمر، سلام هي حتى مطلع الفجر.

Kemudian membaca surat alam nasyroh dan tangan didada bayi atau anak kecil :
بسم الله الرحمن الرحيم
ألم نشرح لك صدرك، و وضعنا عنك وزرك، الذي أنقض ظهرك، و رفعنا لك ذكرك، فإن مع العسر يسرا، إن مع العسر يسرا، فإذا فرغت فانصب، و إلى ربك فارغب.

Didalam kitab ALFAWAIDUL MUKHTAR
OLEH HABIB ZEIN BIN SUMAITH dinukil dari amalan salaf, dianjurkan agar (orang tua) memegang kepala anaknya sambil membaca do'a :
الشهيد الشهيد x٧  البار البار x٧

Dan disebutkan didalam nasehat Al Habib Aly bin Muhammad Al Habsyi tentang amalan diatas insyaallah kelak ketika dewasa menjadi anak yang sholeh sesuai apa yang diharapkan orang tuanya.
Ada sebagian amalan ketika bayi baru lahir yaitu dengan menulis dikening dihari kelahiran bayi kalimat basmalah بسم الله الرحمن الرحيم kemudian hari berikutnya ditulis huruf-huruf hijaiyah begitu seterusnya ditiap harinya sampai selesai dari huruf-huruf tersebut, setelah itu tulislah asma'ul husna ditiap harinya dari kalimat Allah sampai Asshobur.

Jika perilaku dan sikap anak2 anda tidak sesuai dengan tabiat anda yaitu tidak berbudi baik, maka do'akanlah mereka :

اللهم بارك لي في أولادي، و احفظهم و لا تضرهم، و ارزقني برهم.
"Allahumma baarik li fi auladi, wahfadzhum wala tadurrohum warzuqni birrohum"

Disamping mereka para salafussholeh menekankan pendidikan agama dan keteladanan akhlak yang terpuji untuk anak2x dan keluarga dirumah mereka, dahulu kaum salafussholeh mendidik anak2 mereka agar percaya penuh kepada Allah dan mengagungkan perintah-perintahnya sejak mereka masih kecil.
orang maghrobi menyuruh kaum ibu yang sedang menyusui anak-anaknya untuk berdzikir kepada Allah sembari memberikan air susu kepada anaknya (sebagaimana disebutkan oleh Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi).

Sesungguhnya perempuaan yang sedang hamil memperoleh pahala seperti pahalanya orang yang sedang berpuasa sambil perang di jalan Allah.

والله أعلم ْ

Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.

Monday, November 21, 2016

BIOGRAFI KH. ARWANI AMIN KUDUS PENDIRI PONPES TAHFIDZ YANBU'UL QUR'AN

Selain dikenal dengan sebutan Kota Kretek, Kudus juga dikenal sebagai Kota Religius atau lebih medasar lagi dikenal dengan sebutan Kota Santri. Pasalnya, banyak di antara santri yang menuntut ilmu di kota yang kharismatik yang menjadi panutan masyarakat sekitar Kudus. Di antara sekian banyak ulama di kota Kudus banyak ulama di kota Kudus yang menjadi tauladan bagi masyarakat adalah beliau al-Maghfurlah KH. M. Arwani Amin.

Sekitar lebih 100 meter di sebelah selatan Masjid Menara Kudus, tepatnya di Desa Madureksan, Kerjasan, dulu tersebutlah pasangan keluarga shaleh yang sangat mencintai al-Qur’an. Pasangan keluarga ini adalah KH. Amin Sa’id dan Hj. Wanifah. KH. Amin Sa’id ini sangat dikenal di Kudus kulon terutama di kalangan santri, karena beliau memiliki sebuah toko kitab yang cukup dikenal, yaitu toko kitab al-Amin. Dari hasil berdagang inilah, kehidupan keluarga mereka tercukupi.

Yang menarik adalah, meski keduanya (H. Amin Sa’id dan istrinya) tidak hafal al-Qur’an, namun mereka sangat gemar membaca al-Qur’an. Kegemarannya membaca al-Qur’an ini, hingga dalam seminggu mereka bisa khatam satu kali. Hal yang sangat jarang dilakukan oleh orang kebanyakan, bahkan oleh orang yang hafal al-Qur’an sekalipun.

Kelahiran KH. M. Arwani Amin Said

KH. M. Arawani Amin Said dilahirkan pada hari Selasa Kliwon pukul 11.00 siang tangga l5 Rajab 1323 H bertepatan dengan 5 September 1905 M di kampung Kerjasan Kota Kudus Jawa Tengah. Ayah beliau bernama H. Amin Said dan ibunya bernama Hj.Wanifah.

Sebenarnya nama asli beliau adalah Arwan, akan tetapi setelah beliau menunaikan ibadah haji yang pertama namanya diganti menjadi Arwani. Dan hingga wafat beliau dikenal memiliki nama lengkap sebagai KH. M. Arawani Amin Said dan panggilan akrabnya adalah Mbah Arwani Kudus.

Arwan adalah anak kedua dari 12 bersaudara. Kakaknya yang pertama seorang perempuan bernama Muzainah. Sementara adik-adiknya secara berurutan adalah Farkhan, Sholikhah, H. Abdul Muqsith, Khafidz, Ahmad Da’in, Ahmad Malikh, I’anah, Ni’mah, Muflikhak dan Ulya. Dari kedua belas ini, ada tiga yang paling menonjol, yaitu Arwan, Farkhan dan Ahmad Da’in, ketiga-tiganya hafal al-Qur’an.

Dari sekian saudara KH. M. Arwani Amin, yang dikenal sama-sama menekuni al-Qur’an adalah Farkhan dan Ahmad Da’in. Ahmad Da’in, adiknya Mbah Arwani ini bahkan terkenal jenius, karena beliau sudah hafal al-Qur’an terlebih dahulu daripada Mbah Arwan yakni pada umur 9 tahun. Ia bahkan hafal Hadits Bukhori Muslim dan menguasai Bahasa Arab dan Inggris. Kecerdasan dan kejeniusan Da’in inilah yang menggugah Mbah Arwani dan adiknya Farkhan, terpacu lebih tekun belajar.

Arwan kecil hidup di lingkungan yang sangat taat beragama (religius). Kakek dari ayahnya adalah salah satu ulama besar di Kudus, yaitu KH. Imam Haramain. Sementara garis nasabnya dari ibu, sampai pada pahlawan nasional yang juga ulama besar Pangeran Dipenegoro yang bernama kecil Raden Mas Ontowiryo.

Kehidupan Keluarga KH. M. Arwani Amin

Ayahanda Mbah Arwani yaitu H. Amin Said adalah seorang kiyai yang cukup disegani dan dihormati oleh masyarakat disekitar beliau tinggal. Meskipun ayah dan bunda beliau tidak hafal al-Qur’an, namun tempat tinggal beliau dikenal sebagai rumah al-Qur’an, karena setiap pekan mereka selalu mengkhatamkan al-Qur’an.

Istri beliau bernama Ibu Nyai Hj. Naqiyul Khud. Beliau menikah pada tahun 1935 M dimana pada saat itu status beliau adalah seorang santri dari pondok pesantren al-Munawir Krapyak Yogyakarta. Ibu Naqi adalah putri dari H. Abdul Hamid, seorang pedagang kitab. Tokonya sekarang masih ada,bahkan semakin berkembang. Beliau memiliki empat orang anak yaitu Ummi dan Zukhali Uliya (meninggal saat masih bayi) serta KH. M. A. Ulin Nuha Arwani dan KH. M. A. Ulil Albab Arwani.

Masa Menuntut Ilmu KH. M. Arwani Amin Said

KH. M. Arwani Amin dan adik-adiknya sejak kecil hanya mengenyam pendidikan di madrasah dan pondok pesantren. Arwani kecil memulai pendidikannya di Madrasah Mu’awanatul Muslimin, Kenepan, sebelah utara Menara Kudus. Beliau masuk di madrasah ini sewaktu berumur 7 tahun. Madrasah ini merupakan madrasah tertua yang ada di Kudus yang didirikan oleh Syarikat Islam (SI) pada tahun 1912. Salah satu pimpinan madrasah ini di awal-awal didirikannya adalah KH. Abdullah Sajad.

Setelah sudah semakin beranjak dewasa, akhirnya memutuskan untuk meneruskan ilmu agama Islam ke berbagai pesantren di tanah Jawa, seperti Solo, Jombang, Jogjakarta dan sebagainya. Dari perjalanannya berkelana dari satu pesantren ke pesantren itu, talah mempertemukannya dengan banyak kiai yang akhirnya menjadi gurunya (masyayikh).

Adapun sebagian guru yang mendidik KH. M. Arwani Amin diantaranya adalah KH. Abdullah Sajad (Kudus), KH. Imam Haramain (Kudus), KH. Ridhwan Asnawi (Kudus), KH. Hasyim Asy’ari (Jombang), KH. Muhammad Manshur (Solo), KH. M. Munawir (Yogyakarta) dan lain-lain.

5. Kepribadian KH. M. Arwani Amin Said

Selama berkelana mencari ilmu baik di Kudus maupun di berbagai pondok pesantren yang disinggahinya, KH. M. Arwani Amin dikenal sebagai pribadi yang santun dan cerdas karena kecerdasannya dan sopan santunnya yang halus itulah, maka banyak kiainya yang terpikat. Karena itulah pada saat mondok KH. M. Arwani Amin sering dimintai oleh kiainya membantu mengajar santri-santri lain. Lalu memunculkan rasa sayang di hati para kiainya.

Beliau hidup di lingkungan masyarakat santri yang sangat ketat dalam menghayati dan mengamalkan agama. Oleh karena itu wajar saja jika beliau tumbuh menjadi seorang yang memiliki perangai halus, sangat berbakti kepada kedua orang tua, mempunyai solidaritas yang tinggi, rasa setia kawan dan suka mengalah tapi tegas dalam memegang prinsip.

Beliau dikaruniai kecerdasan dan minat yang kuat dalam menuntut ilmu. Pada masa remajanya dihabiskan untuk menuntut ilmu mengembara dari pesantren ke pesantren. Tidak kurang dari 39 tahun hidup beliau dihabiskan untuk menuntut ilmu dari kota ke kota yang dimulai dari kotanya sendiri yaitu Kudus. Kemudian dilanjutkan ke Pesantren Jamsaren Solo, Pesantren Tebu Ireng Jombang, Pesantren al-Munawir Krapyak Yogyakarta dan diakhiri di Pesantren Popongan Solo.

Sekitar tahun 1935, KH. Arwani Amin pun melaksanakan pernikahan dengan salah satu seorang putri Kudus, yang kebetulan cucu dari guru atau kiainya sendiri yaitu KH. Abdullah Sajad. Perempuan sholehah yang disunting oleh beliu adalah ibu Naqiyul Khud.

Dari pernikahannya dengan ibu Naqiyul Khud ini, KH. M. Arwani Amin diberi dua putrid dan dua putra. Putri pertama dan kedua beliau adalah Ummi dan Zukhali (Ulya), namun kedua putri beliau ini menginggal dunia sewaktu masih bayi.

Yang tinggal sampai kini adalah kedua putra beliau yang kelak meneruskan perjuangan KH. M. Arwani Amin dalam mengelola pondok pesantren yang didirikannya. Kedua putra beliau adalah KH. Ulin Nuha (Gus Ulin) dan KH. Ulil Albab Arwani (Gus Bab). Kelak, dalam menahkodai pesantren itu, mereka dibantu oleh KH. Muhammad Manshur. Salah satu khadam KH. M. Arwani Amin yang kemudian dijadikan sebagai anak angkatnya.

6. Perjuangan KH. M. Arwani Amin Said

Beliau mengajarkan al-Qur’an pertama kali sekitar tahun 1942 di Masjid Kenepan Kudus yaitu setamat beliau nyantri dari pesantren al-Munawir Krapyak Yogyakarta. Pada periode ini santri-santri beliau kebanyakan berasal dari luar kota Kudus. Seiring berjalannya waktu sedikit demi sedikit santri beliau semakin bertambah banyak dan bukan hanya dari Kudus dan sekitarnya, tapi ada yang berasal dari luar propinsi bahkan dari luar pulau Jawa. Kemudian beliau membangun sebuah pondok pesantren yang diberi nama Yanbu’ul Qur’an yang berarti Sumber al-Quran. Pondok pesantren ini didirikan pada tahun 1393 H/1979 M.

KH. M. Arwani Amin meninggalkan sebuah kitab yang diberi nama Faidh al-Barakat fi as-Sabi’a Qira’at.

Semasa hidupnya beliau juga mengajarkan Thariqat Naqsabandiyah Kholidiah yang pusat kegiatannya bertempat di mesjid Kwanaran. Beliau memilih tempat ini karena suasana di sekeliling cukup sepi dan sejuk. Disamping itu tempatnya dekat perumahan dan sungai Gelis yang airnya jernih untuk membantu penyediaan air untuk para peserta kholwat. KH. M. Arwani amin juga pernah menjadi pimpinan Jam’iyah Ahli ath-Thariqat al-Mu’tabarah yang didirikan oleh para kyai pada tanggal 10 Oktobrr 1957 M. Dan dalam Mu’tamar NU 1979 di Semarang nama tersebut diubah menjadi Jam’iyyah Ahl ath-Thariqat al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN).

7. Kelebihan KH. M. Arwani Amin Said

KH. M. Arwani Amin dikenal sebagai seorang ulama yang sangat tekun dalam beribadah. Dalam melaksanakan sholat wajib beliau selalu tepat waktu dan senantiasa berjamaah meskipun dalam keadaan sakit. Kebiasaan tersebut sudah beliau jalani sejak berada di pesantren.

Sewaktu masih belajar Qiraat Sab’ah pada KH. Munawir di Krapyak yang pelajarannya dimulai pada pukul 02.00 dinihari sampai menjelang Shubuh beliau sudah siap pada pukul 12.00 malam. Dan sambil menunggu waktu pelajaran dimulai beliau manfaatkan untuk melaksanakan sholat sunnah dan dzikir. Kebiasaan tersebut tetap berlanjut setelah beliau kembali dan bermukim di Kudus.

Biasanya beliau mulai tidur pukul 20.00 WIB dan bangun pukul 21.00 WIB. Kemudian dilanjutkan melaksanakan sholat sunnah dan dzikir. Apabila sudah lelah kemudian tidur lagi kira-kira selama satu sampai dua jam kemudian bangun lagi untuk melaksanakan sholat dan dzikir, begitu setiap malamya sehingga bila dikalkulasi beliau hanya tidur dua sampai tiga jam setiap malamnya

KH. M. Arwani Amin Said dikenal oleh msyarakat di sekitarnya sebagai seorang ulama yang memiliki kelebihan yang luar biasa. Banyak yang mengatakan bahwa beliau adalah seorang wali,beberapa santrinya mengatakan bahwa KH.Arwani Amin memiliki indra keenam dan mengetahui apa yang akan terjadi dan melihat apa yang tidak terlihat.

Konon, menurut KH. Sya’roni Ahmadi, kelebihan Mbah Arwani dan saudara-saudaranya adalah berkat orangtuanya yang senang membaca al-Qur’an. Dimana orangtuanya selalu menghatamkan membaca al-Qur’an meski tidak hafal.

Selain barokah orantuanya yang cinta kepada al-Qur’an, KH. Arwani Amin sendiri adalah sosok yang sangat haus akan ilmu. Ini dibuktikan dengan perjalanan panjang beliau berkelana ke berbagai daerah untuk mondok, berguru pada ulama-ulama.

Selama menjadi santri, Mbah Arwani selalu disenangi para kyai dan teman-temannya karena kecerdasan dan kesopanannya. Bahkan, karena kesopanan dan kecerdasannya itu, KH. Hasyim Asy’ari sempat menawarinya akan dijadikan menantu.

Namun, Mbah Arwani memohon izin kepada KH. Hasyim Asy’ari bermusyawarah dengan orang tuanya. Dan dengan sangat menyesal, orang tuanya tidak bisa menerima tawaran KH. Hasyim Asy’ari, karena kakek Mbah Arwani (KH. Haramain) pernah berpesan agar ayahnya berbesanan dengan orang di sekitar Kudus saja.Akhirnya, Mbah Arwani menikah dengan Ibu Nyai Naqiyul Khud pada 1935. Bu Naqi adalah puteri dari H. Abdul Hamid bin KH. Abdullah Sajad, yang sebenarnya masih ada hubungan keluarga dengan Mbah Arwani sendiri.

8. Anak Didik KH. M. Arwani Amin Said

Ribuan murid telah lahir dari pondok yang dirintis KH. M. Arwani Amin tersebut. Banyak dari mereka yang menjadi ulama dan tokoh. Sebut saja diantara murid-murid KH. M. Arwani Amin yang menjadi ulama adalah:

1) KH. Sya’roni Ahmadi (Kudus)
2) KH. Hisyam (Kudus)
3) KH. Abdullah Salam (Kajen)
4) KH. Muhammad Manshur
5) KH. Muharror Ali (Blora)
6) KH. Najib Abdul Qodir (Jogja)
7) KH. Nawawi (Bantul)
8) KH. Marwan (Mranggen)
9) KH. A. Hafidz (Mojokerto)
10) KH. Abdullah Umar (Semarang)
Salah satu murid Alquran beliau ini adalah KH Dahlan Zarkasyi..( pencetus meode #qiroati)
11) KH. Hasan Mangli (Magelang)

9. KH. M. Arwani Amin Said Berpulang ke Rahmatullah

Dengan keharuman namanya dan berbagai pujian dan sanjungan penuh rasa hormat dan ta’dzim atas kealimannya, beliu wafat pada taggal 25 Rabiul Akhir tahun 1415 H atau bertepatan dengan tanggal 1 Oktober tahun 1994 M dalam usia 92 tahun (dalam hitungan Hijriyah). Beliau dimakamkan di komplek Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus.

Friday, November 18, 2016

Terjemah Jurumiyyah tata bahasa arab BAB Kalam


أنواع الكلام

 

الكلام هو اللفظ المركب المفيد بالوضع .

وأقسامه ثلاثة : اسم ، وفعل ، وحرف جاء لمعنى .

فالاسم يعرف : بالخفض ، والتنوين ، ودخول الألف واللام ، وحروف الخفض وهي : من وإلى وعن وعلى وفي ورب والباء والكاف واللام وحروف القسم وهي : الواو والباء والتاء .

والفعل يعرف بقد والسين و ( سوف ) وتاء التأنيث الساكنة .

والحرف مالا يصلح معه دليل الاسم ولا دليل الفعل .

 

Macam-macam Kalam

Telah berkata pengarang kitab ini (As Syaikh Ash Shanhajy) rahimahullah :

Al kalam (kalimat) adalah Lafadz yang tersusun yang berfaedah dengan bahasa arab. Penyusun kalimat itu ada tiga: Isim, fi’il, dan huruf yang memiliki arti.

(1) Isim itu dapat dikenali dengan keberadaan khafadh, tanwin, dan kemasukan alif dan lam. Huruf khafadh itu adalah :

مِنْ (dari), إِلَى(ke), عَنْ (dari), عَلَى(di atas),فِي (di), رُبَّ (jarang), بِ (dengan), كَ (seperti), لِ (untuk) Isim dapat dikenali juga dengan huruf qasam (sumpah) yaitu waw, ba dan ta.

(2) Fiil itu dikenali dengan keberadaan:

قَدْ (sungguh/terkadang), سَ (akan) ، سَوْفَ(akan) ، تَاءِ اَلتَّأْنِيثِ اَلسَّاكِنَةِ (ta ta’nits yang mati)

(3) Huruf itu adalah sesuatu yang tidak memenuhi ciri-ciri isim dan fi’il

Thursday, November 10, 2016

Sejarah Nabi Muhammad SAW

BAB ke-2

RUSAKNYA BUDI PEKERTI BANGSA ARAB KALA ITU

Dalam masa itu bangsa arab sungguh dalam kerusakan terutama akal dan pikirannya, sampai-sampai minum-minuman keras. Dan mereka menganggap hal tersebut adalah suatu kebanggaan agar mendapat suatu kehormatan dari kaum wanita bangsawan.

kaum laki-laki kala itu boleh menikah lebih dari satu dan tidak ada batasnya. Dan juga banyak syair yang berisi tentang  kejelekan seorang wanita diumbar begitu saja di pinggir jalan atau di tempat berkumpulnya orang banyak.

Tuesday, November 8, 2016

Sejarah Nabi Muhammad SAW

BAB pertama

RENDAHNYA DERAJAT MANUSIA KALA ITU

Ketika Nabi Muhammad SAW di utus oleh Allah SWT tidak hanya untuk orang Arab saja, namun juga untuk orang di seluruh alam dunia. dan pada waktu itu, di saat para manusia pada kacau terutama tentang urusan dunia dan rusaknya Budi pekerti sehingga orang-orang tersebut mendapat derajat yang paling rendah.

Dengan kejadian tersebut, Allah SWT sudah bersabda di Al Qur'an Surat Ar Ruum yang artinya : Sudah terang kerusakan di daratan dan lautan sebab ulah tangan para manusia, Allah SWT menetapkan kerusakan tadi kepada sebagian orang yang melakukan, agar supaya Meraka kembali ke Allah SWT.

Sejarah Nabi Muhammad SAW

Assalamualaikum pembaca yang Budiman, kali ini saya mau menulis tentang ringkasan sejarah Nabi Muhammad SAW, tulisan saya ini merupakan hasil terjemah kitab tarikhun nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam karangan KH. Toha Mashun. kitab tersebut menurut saya sangat menarik karena ringkas dan sangat cocok untuk anak-anak, baik di baca sendiri maupun dibacakan.

Namun buku tersebut oleh pengarang di tulis dengan huruf Arab Pegon atau Arab Melayu, maka dari itu saya punya inisiatif untuk penerjemahnya ke bahasa Indonesia. semoga terjemahan saya bisa bermanfaat untuk saya pribadi khususnya dan untuk kaum muslimin muslimat pada umumnya.

untuk terjemahan pertama akan saya upload di postingan selanjutnya. selamat membacanya.

hormat saya, Ahmad Hidayat.

Tuesday, June 21, 2016

ayat-ayat ghorib di Alqur'an

AYATUL-GHARIBAH

Dalam al-Quran ayat gharibah ada empat (4) macam, lalu apa sajakah itu? Berikut ini pembahasannya:

1). IMALAH, bacaan imalah ini terdapat dalam Quran Surah Hud (11) ayat 41:

 وَقَالَ ارْكَبُواْ فِيهَا بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ.

Yang dimaksud bacaan imalah pada ayat di atas ialah pada bacaan مَجْرَاهَا. Jadi, sewaktu membaca kalimat ini ialah dengan merubah a pada RO menjadi E. Yakni, MAJREEHA dan bukan MAJROOHA.

2). ISYMAM, bacaan isymam ini terdapat dalam Quran Surah Yusuf (12) ayat 11:

قَالُواْ يَا أَبَانَا مَا لَكَ لاَ تَأْمَنَّا عَلَى يُوسُفَ وَإِنَّا لَهُ لَنَاصِحُونَ.

Isymam ini terdapat dalam kata مَنَّا. Saat membaca kata ini, maka kedua bibir diayunkan (dimajukan) tanpa merubah suara.

3). TASHIL, bacaan tashil terdapat dalam Quran Surah Fussilat (41) ayat 44:

 وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَقَالُوا لَوْلا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ وَالَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى أُولَئِكَ يُنَادَوْنَ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ.

Tashil ini ada pada kata أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ. Dalam kata ini terdapat dua alif berfathah. Cara membacanya, yaitu dengan menyederhanakan atau menyeret satu alifnya. Jadi, dibaca AA‘JAMIYYUWWA‘ARBIY (terkesan panjang 2 harakat), dan bukan dibaca dengan A A‘JAMIYYUWWA‘ARBIY.

4). NAQL, yakni terdapat dalam Quran Surah al-Hujurah (49) ayat 11:

 … بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ.

Dalam beberapa cetakan al-Quran ada yang masih menyebutkan sebagai hukum bacaan naql, ada yang tidak. Yang dimaksud naql ini adalah terdapat dalam kata بِئْسَ الاسْمُ. Cara membacanya ialah langsung BI’SALISMU, dan bukan BI’SAL ISMU [tidak diputus].


Friday, June 3, 2016

WASPADA PENIPUAN BERKEDOK REKRUITMENT PT CHEVRON PACIFIC INDONESIA ujungnya transfer uang

saya karyawan swasta, suatu hari dapet sms mengatas namakan PT CPI isinya :

PT CHEVRON PACIFIC INDONESIA 
Membuka Lowongan Kerja Th-2016 U/ semua Posisi, dftarkan diri Anda segera di 
www.karir-chevronindonesia.com

saya sih tidak berniat masuk situ, cuma saya pengen tau aja apa sih rekasi selanjutnya dari penipuan tersebut. maka saya buka websitenya : 


kelihatan meyakinkan bukan, hehehe 
terus kalau mau apply ke situs penipuan itu adalah dengan mengisi form di web tersebut juga.
setelah daftar, selang seminggu atau dua minggu mereka akan kirim sms lagi sebagai berikut :
 Yth. calon karyawan CHEVRON PACIFIC INDONESIA 
informasi pelaksanaan tes seleksi tahap kedua di CPI tlh kami kirim ke E-mail anda, harap segera di cek. tks

setelah ane cek emailnya , memang benar merek kirim email seperti di bawah ini :


dan yang menurut saya tombak mereka bisa menipu adalah dengan surat di bawah ini :


karena, ntar bakalan di suruh transfer ke ke penedia jasa transportasi di atas dengan berdalih ntr akan di ganti oleh pihak CPI, dan padahal itu adalah karangan penipu.

karena setahu saya, perusahan yang besar seperti chevron akan menjemput calon karyawanya, dengan mengirimkan tiket pesawat dan lain-lain kalaupun di tes disana. dan banyaknya Perusahaan besar rekrut langsung dari kampus-kampus negeri atau politeknik negeri.

sekilas, berbagi pengalaman, meski saya tidak ikut tes penipuan itu, setidaknya biar ntr tidak ada lagi korban yang sampai mentransfer uang. 

Friday, April 1, 2016

Cara Mudik dari Karawang ke Semarang Menggunkan Kereta Api

karawang merupakan salah satu kabupaten di jawa barat dengan jumlah pendatang terbanyak, karena itu karawang menjadi pemegang Upah Minimum Pegawai tertinggi di Indonesia,

pada waktu awal saya bekerja di Karawang, saya bingung bagaimana cara pulang ke kampung halaman karena baru pertama kali merantau.

setelah lama di karawang saya tau dan tidak bingung lagi kalau mau mudik atau pulang kampung. makanya saya mau berbagi pengalaman tentang bagaimana mudik dari karawang ke karawang.

salah satu transportasi yang saya sarankan adalah menggunakan jasa Kereta Api, saya memilih itu karena bebas macet dan bisa di prediksi waktu brangkat dan tibanya. 

sebenarnya tidak ada kerata dari karawang ke semarang langsung, yang ada adalah dari bandung => surabaya lewat semarang atau dari jakarta pasar senen => semarang. kalau saya biasanya ke cikampek dulu baru naik kereta yang turun di semarang.

kereta yang berhenti di cikampek yang menuju semarang ada dua:
  1. kereta Harina : dari cikampek (23.45 WIB) sampai semarang tawang (05.10 WIB)
  2. kereta jayabaya : dari cikampek (13.13 WIB) sampai semarang poncol (18.24 WIB) 
untuk pemesanan tiket biasanya saya di situs resmi PT KAI : https://tiket.kereta-api.co.id/
untuk pembayaran bisa melaui e-banking atau ATM . jangan sampai kehabisan tiket ya ..
biasanya kalau lebaran bulan juli maka bulan april awal sudah di buka.

untuk menuju ke stasiun cikampek dari karawang ada lima cara :
  1. naik kereta api lokal dari stasiun karawang menuju cikampek
  2. naik angkot dari johar karawang ke stasiun cikampek
  3. naik ojek 
  4. naik motor sendiri trus di parkirin di stasiun cikampek , 10.000 sehari semalam (saat ini).
  5. minta antar temen ke stasiun cikampek
dibawah ini saya kasih jadwal keberangkatan kereta lokal karawang



Wednesday, March 30, 2016

Seni kaligrafi arab atau Khot dan jenis-jenisnya

Untuk mengisi permulaan blog, saya ingin berbagi ilmu tentang seni kaligrafi. Sebatas apa yang saya pelajari dan saya ketahui selama ini.

Pengertian kaligrafi adalah suatu seni menulis indah dengan seni tebal dan tipis goresan pena. Kaligrafi sendiri banyak berkembang di beberapa negara , di daerah jepang china pun ada kaligrafi, di jawa pun ada kaligrafi yaitu aksara jawa dan di arab pun juga ada kaligrafi menggunakan huruf hijaiyyah.

Kaligrafi arab aslinya disebut dengan khot. Arti khot sendiri adalah garis, karena semua khot itu terdiri dari goresan garis-garis dan huruf yang di goraskan pun ada yang dibawah atau diatas garis. Di tingkat nasional ada tujuh jenis khot yang biasanya di lombakan (Musbabaqoh khottil Qur’an) yaitu :

1.       Naskhi
2.       Riq’ah
3.       Diwani
4.       Farisi
5.       Diwani jail
6.       Tsulust
7.       Kufi

Jenis khot di atas merupakan jenis khot klasik karena sangat terpaku dangan aturan atau kaidah (Qowaidul Khottil ‘Aroby), namun jaman sekarang banyak sekali bermunculan jenis khot baru atau tulisan yang tidak berkaidah klasik, biasanya di sebut dengan kaligrafi kontemporer.

Kaligrafi kontemporer ini sekarang sangat diminati di Indonesia karena memadukan seni lukis dan kaligrafi arab. Medianya biasanya menggunakan kanvas dan cat .

Dalam belajar kaligrafi arab di Indonesia saat ini terpusat di LEMKA sukabumi jawa barat, dan acuan ulama’ khot yang biasanya di anut oleh khottot Indonesia adalah Syech hasyim Muhammad dari bagdad yang kitab karanganya sudah tersebar di seluruh Indonesia terutama dikalangan pesantren.


Sekian dari saya semoga bermanfaat, maaf jika ada salah kata atau ketikan. 

perkenalkan

perkenalkan nama saya ahmad hidayat, lahir di kota wali (Demak) , sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan swasta di kawasan industri KIIC Karawang. hobi saya menulis arab (khot) atau orang  bilang kaligrafi arab. tujuan saya membuat blog ini adalah sebagai media untuk berbagi ilmu dan pengalaman. salam kenal !