Dalam kitab
Nashoikhul Ibad, di Maqolah ke-7 di terangkan bahwa kenikmatan yang besar itu
enam perkara, yaitu :
1.
Nikmat Islam
Bersyukur kalau menjadi orang Islam karena itu merupakan kenikmatan yang
luar biasa. Namun perlu di ketahui bahwa orang islam atau muslim itu belum
tentu Iman, namun kalau Iman itu sudah otomatis muslim.
Kita sebagai orang Islam harus menjaga sholat kita karena hal pertama yang
di pertanggung jawabkan adalah sholat.
Sebagai orang yang beriman hendaknya kita selalu menjaga ketaqwaan kita
kepada Allah SWT dalam artian selalu merasa di awasi Allah SWT baik dalam
sholat maupun setelah sholat.
Oleh karena itu, sifat selalu diawasi oleh Allah SWT meskipun dalam keadaan
setelah sholat maka itu termasuk dari Bekas/atsar Sholat.
2.
Nikmat
Al Qur’an
Al Qur’an merupakan mukjizat Nabi
Muhammad SAW yang agung. Dan dapat membacanya adalah nikmat yang luar biasa,
apalagi yang mau mempelajari tafsirnya maupun mengajarkan cara membacanya
kepada orang lain.
3.
Nikmat
Di Utusnya Nabi Muhammad SAW.
Rosulullah SAW Merupakan Nabi akhir zaman, dan Di utusnya Rosulullah SAW
merupakan nikmat yang luar biasa , apalagi menjadi Umatnya. Karena Nabi-Nabi
terdahulu saja ingin menjadi Umatnya Nabi Muhammad SAW. Maka, biasanya sebelum
memulai kegiatan belajar mengajar di Madrasah di anjurkan berdoa :
4.
Keselamatan
Dalam hidup di dunia ini pasti ada namanya musibah atau kecelakaan. Ketika kita
mendapat keselamatan dari suatu musibah atau kecelakaan, di situlah kita akan
merasakan nikmat dari Allah SWT yang luar biasa yaitu Keselamatan.
5.
Tertutup
dari segala Aib
Setiap orang di dunia ini pasti punya Aib , aib itu dari bahasa arab yang
artinya cacat, dan aib disini contohnya cacat fisik, perbuatan buruk yang
pernah dilakukan ataupun biasa dilakukan dan lain sebagainya. Maka, tertutupnya
segala aib kita adalah suatu kenikmatan yang luar biasa dan wujud kasih sayang
Allah SWT kepada seluruh hambanya. dan ada sebuah do'a agar ditutupinya aib di dunia maupun akhirat :
artinya : Ya Allah, tutupilah segala aib kami, baik di dunia maupun akhirat.
kaligrafi do'a oleh : Instagram (dayat_kaligrafi)
6.
Kecukupan
Dunia
Kalau
kita di beri harta yang cukup di dunia maka itu adalah suatu kenikmatan. Namun jangan
sampai kita lalai. Tetap beribadahlah kepada Allah SWT dengan hartamu dan
jangan takut kehilangan dunia, karena sejatinya dunia adalah sebuah titipan.
demikian sedikit cacatan dari saya waktu ikut ngaji/ta'lim rutin malam jum'at oleh Habib Alwi Ba'alawy , Majlis Ahbaburrosul Indonesia, Perumnas Bumi telukjambe Blok NQ no. 16 Karawang barat.


No comments:
Post a Comment